Pertanyaan Kel 5
11. Apa itu konstituen dasar dan intonasi final,
berikan contohnya!
22. Jelaskan perbedaan antara hubungan. koordinasi
(majemuk setara) dan hubungan suboordinasi (majemuk bertingkat)!
33. Berikan contoh-contoh kriteria kelugasan suatu
kalimat (Menurut Chaer)!
Jawaban
11. 1). Konstituen Dasar
Konstituen dasar kalimat biasanya berupa
klausa yang di dalamnya terdapat unsur-unsur minimal sebuah kalimat, yakni
unsur subjek (S) dan unsur predikat (P).
Contoh: Ayah Makan
S
P
2). Intonasi Final
Adalah perubahan pola nada yang dihasilkan
pembicara pada waktu akhir mengucapkan ujaran atau bagian – bagiannya.
Contoh: Budi pergi ke sekolah.
Budi pergi ke sekolah?
22. Hubungan koordinasi ini menggabungkan 2 klausa
atau lebih, klausa tersebut merupakan klausa inti, tidak membentuk hierarki
karena klausa yang satu bukanlah bagian dari klausa yang lain.
Sedangkan Hubungan Suboordinasi menunjukan
hubungan yang hierarkis, yakni menggabungkan 2 klausa atau lebih secara
bertingkat berfungsi sebagai klausa utama dan klausa bawahan.
33. 1) Kalimat efektif menyatakan sesuatu apa adanya.
Contoh:
Penelitian ini berjudul Manfaat ASI bagi
Bayi Prematur.
2). Kalimat efektif harus hemat kata.
Contoh:
Hadirin dimohon berdiri.
3). Kalimat efektif tidak bermakna kias.
Contoh:
Para koruptor itu telah mengambil uang
rakyat.
4). Kalimat efektif bebas dari ketaksaan.
Contoh:
Tahun ini SPP dinaikkan untuk mahasiswa
5). Kalimat efektif harus logis.
Contoh:
Lalu lintas di jalan menuju puncak Bogor
macet.