SI A-TUGAS 10-TEGAR MAULIDZAR

 

Pertanyaan Kel 10                                        

11. Sebutkan Ciri-Ciri Karya Ilmiah!

22. Karya Ilmiah Terbagi Kedalam Berapa Jenis?

33. Jelaskan Tentang Kaidah Penulisan Kutipan!

 

Jawaban

11. 1). Reproduktif

Karya ilmiah ditulis oleh peneliti atau penulis harus diterima dan dimaknai oleh pembacanya sesuai makna yang ingin disampaikan. Pembaca harus bisa langsung memahami konten dari karya ilmiah.

 

2). Tidak Ambigu

Sebuah karya ilmiah harus memberikan pemahaman secara detail dan tidak dikemas dengan bahasa yang tidak membingungkan. Dengan begitu, maksud dari karya ilmiah itu bisa langsung diterima oleh pembacanya.

 

 3). Harus Objektif dan Hindari Kesan Emotif

Ciri-ciri karya ilmiah selanjutnya ialah harus objektif dan tidak boleh emotif atau dibuat dengan dasar perasaan penulis. Hal ini penting agar karya ilmiah yang dibuat dapat menjadi suatu karya objektif, bukan berpihak pada emosi penulis.

 

4). Menggunakan Bahasa yang Baku dan Memperhatikan Cara Penulisan yang Tepat

Ciri-ciri karya ilmiah yang keempat, mengharuskan karya ilmiah untuk ditulis menggunakan bahasa yang baku dan memperhatikan cara penulisan yang tepat. Bahasa yang baku maksudnya di sini adalah bahasa yang formal dan resmi sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

 

5). Menggunakan Kaidah Keilmuan

Ciri-ciri karya ilmiah yang kelima, yakni sebuah karya ilmiah harus ditulis dan disusun dengan kaidah keilmuan. Kaidah keilmuan di sini maksudnya adalah metodologi penelitian yang harus diperhatikan oleh penulis karena dengan metodologi, karya ilmiah memiliki kerangka pemikiran yang logis.

 

6). Berkohesi dan Menggunakan Kalimat yang Efektif

Ciri-ciri karya ilmiah yang terakhir ialah berkohesi dan menggunakan kalimat yang efektif. Berkohesi di sini maksudnya adalah antara satu bab dengan bab yang lain harus saling berkesinambungan, terutama isinya. Hindari penggunakan kalimat yang tidak efektif alias bertele-tele dalam menulis sebuah karya ilmiah.


2. Berikut adalah jenis-jenis umum dari karya tulis yang sifatnya ilmiah dan akrab disusun maupun dibaca oleh kalangan akademisi:

 

1). Artikel Ilmiah

Artikel ini sendiri merupakan tulisan yang berisi tentang opini dari penulisnya, yang didasarkan pada suatu peristiwa. Sehingga isi dari karya tulis satu ini sifatnya subjektif, sesuai dengan pola pikir atau pendapat dari penulis yang bersangkutan.

 

2). Makalah

Makalah sendiri memiliki pengertian sebagai sebuah karya tulis yang isinya mengulas mengenai data di lapangan yang sifatnya empiris.

 

3). Tesis

Tesis sendiri memiliki pengertian sebagai sebuah karya ilmiah yang di dalamnya menguak suatu pengetahuan baru secara empiris sekaligus teoritis. Empiris yang dimaksudkan disini adalah penulis menuliskan pengalaman yang didapat selama melakukan penelitian.

 

4). Skripsi

Skripsi sendiri memiliki definisi sebagai karya ilmiah yang ditulis berdasarkan penelitian yang memiliki ruang lingkup lebih kecil. Namun diharapkan bahkan diwajibkan untuk mampu membahas secara tajam dan mendalam.

 

5). Disestarsi

Disertasi adalah merupakan karya tulis yang disusun dari temuan original dari penulis melalui kegiatan penelitian. Bisa juga diartikan sebagai karya ilmiah yang memaparkan temuan penulis dari suatu pendapat yang kemudian dibuktikan secara ilmiah.

 

6). Paper

Paper menjadi salah satu jenis karya tulis ilmiah yang juga sangat populer di kalangan mahasiswa. Selain makalah, dosen sering memberi tugas dalam bentuk paper.

 

7). Kertas Kerja

Kertas kerja juga termasuk jenis karya tulis ilmiah yang mirip dengan makalah, namun isinya memaparkan suatu hal melalui analisis yang lebih mendalam. Istilah lain untuk menyebut karya tulis ini adalah work paper.

 

33. Kutipan Langsung

1). Cara menulis kutipan langsung kurang dari empat baris

      a). Kalimat kutipan harus diintegrasikan dengan teks

      b). Jarak antar baris kutipan adalah dua spasi

      c). Kutipan diapit dengan tanda kutip/petik dua ("…")

      d). Setelah kutipan, jangan lupa menuliskan sumber berupa nama pengarang, tahun                       terbit, dan nomor halaman di dalam tanda kurung.

Contoh:

"Dalam membuat sebuah karya ilmiah jenis penelitian, eksplorasi pustaka merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan kebenaran data yang ingin diteliti" (Agung Hermanto, 2009: 15-16).

 

2). Cara menulis kutipan langsung lebih empat baris

      a). Penulisan kutipan dipisahkan dengan jarak tiga spasi dari teks

      b). Jarak antar baris kutipan adalah 1 spasi

      c). Kutipan boleh diapit dengan tanda kutip/petik dua ("…") atau tidak.

      d). Setelah kutipan, jangan lupa memberi keterangan sumber aslinya.

Contoh:

"Suatu pikiran yang telah tersebar dengan luas sekali orang banyak menggambarkan buku-buku sebagai benda tak berjiwa, tidak effektif (sic!), serba damai yang pada tempatnya sekali berada dalam kelindungan-kelindungan sejuk dan ketenangan akademis dari universitas-universitas dan tempat…" (Sani, 1959: 7).

 

Kutipan Tidak Langsung

1). Cara menulis kutipan tidak langsung

      a). Kutipan diintegrasikan dengan teks

      b). Jarak antar baris kutipan adalah spasi ganda

      c). Kutipan tidak diapit dengan tanda kutip/petik dua ("…")

      d). Setelah kutipan, jangan lupa untuk menuliskan sumber kutipan.

Contoh:

Kecerdasan buatan merupakan suatu sistem yang di dalamnya terdapat entitas ilmiah yang berfungsi untuk memproses data eksternal secara cepat dan akurat (Michelle Doe, 2016: 27).

 

Dalam menulis kutipan tidak langsung bisa juga dengan menyebutkan sumber di depan kutipan seperti berikut ini:

 

Michelle Doe (2016: 27) berpendapat bahwa kecerdasan buatan merupakan suatu sistem yang di dalamnya terdapat entitas ilmiah yang berfungsi untuk memproses data eksternal secara cepat dan akurat.

 

Mengutip Kutipan yang Dikutip Orang Lain atau Sumber Kedua

Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menyertakan nama pengarang aslinya kemudian diikuti dengan kata 'dalam'.

Contoh:

Hendry (dalam Budianto, 2005: 17) menjelaskan bahwa manajemen merupakan suatu proses untuk melakukan perencanaan dan pengontrolan sumber daya agar tujuan dapat dicapai secara efektif dan efisien.

 

Pada contoh di atas, Hendry merupakan pengarang kutipan asli yang pendapatnya dikutip oleh Budianto.

 

Mengutip dari Internet

Cukup tuliskan sumber yang berupa nama pengarang diikuti dengan tahun terbit artikel, untuk judul artikel, alamat/URL, dan waktu akses bisa kamu cantumkan di dalam daftar pustaka saja.

Contoh:

Berdasarkan wilayah geografisnya, masyarakat Indonesia yang paling banyak menggunakan internet adalah yang berlokasi di Jawa, yang selanjutnya disusul oleh Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa, dan Maluku-Papua (Fatimah Kartini Bohang, 2018).

Diberdayakan oleh Blogger.